Di dunia ini banyak sekali keanekaragaman hayati yang tentunya sangat berpotensi sekali apabila manusia memanfaatkan dan tetap melestarikan keanekaragaman hayati ini yang tentunya tidak merusak ekosistem yang ada. Tapi di dunia ini tidaklah mungkin ada suatu makhluk hidup yang tanpa kegunaan,ada yang membantu keseimbangan ekosistem dan ada pula yang saling membutuhkan satu sama lain,kita sebagai manusia yang bijaksana seharusnya mengerti akan keseimbangan alam ini kta adalah sama sama makhluk hidup yang harus saling kerjasama demi mewujudkan lingkungan atau keselarasan yang dinamis.
Lalu bagaimana bila ada salah satu makhluk yang saling merugikan atau simbiosis parasitisme,hal ini sangatlah wajar karena adanya kompetisi dalam bertahan hidup,siapa yang kuat dia yang menang .
Nah yang akan kita singgung di blog ini adalah tentang tanaman yang beracun,atau poison bahasa keren nya ,
Sebenarnya tanaman sendiri memiliki berbagai macam alat pertahanan diri,seperti duri,jebakan(carnivorous plant),getah,dan racun tentu saja. Racun sendiri ada yang tipe sangat ekstrem dan ada yang hanya sebagai peringatan bagi para konsumen nya yang ingin memakan tanaman tersebut. Inilah yang perlu kita cermati sebagai konsumen,bila asal makan bisa jadi kita akan keracunan atau bahkan dapat menyebabkan kematian ,seperti halnya jamur yang memiliki tekstur yang terang harus diwaspadai dan umumnya sangat banyak atau berkoloni bisa jadi jamur ini adalah jenis jamur yang berbahaya seperti amanita muscaria jamur ini dapat menyebabkan halusinasi bila dikonsumsi,ada lagi seperti pokeweed yang ketika muda dapat dikonsumsi namun apabila sudah tua tanaman ini menjadi beracun dengan tujuan agar generasinya atau bakal buahnya dapat tumbuh dan tidak dimakan oleh konsumen.
Buckwheat termasuk pula dalam daftar tanaman berbahaya ,dengan situasi tertentu atau saat tanaman ini terkene paparan sinar matahari langsung maka akan berakibat pada masalah kulit yang serius
Contoh lainnya juga kandungan tanah yang mampu membuat tanaman menjadi racun bagi kita,dengan adanya Silenium dalam salah satu unsur hara dalam tanah maka akan berakibat fatal bagi konsumennya,karena tumbuhan hanya mampu menyerap kandungan tersebut dan tanaman yang terkena silenium ini tidak mati atau menjadi layu sebab dalam sistem pertumbuhan tanaman unsur ini tidak begitu penting dan hanya bisa diserap dan tidak dicerna sehingga kandungan silenium yang masih ada akan berbahaya bagi tubuh anda, contoh seperti halnya kasus orang yang meninggal akibat makan singkong,setelah diteliti kandungan dalam singkong tersebut terdapat sianida yaitu jamur yang merusak struktur dari singkong tersebut akibat penyimpanan singkong yang terlalu lama . Namun hal ini tidak langsung dapat ditelan mentah mentah masih banyak makanan yang aman dan apabila itu beracun asal pengolahannya yang tepat maka tidak akan terjadi kasus keracunan
Dan tumbuhan yang memiliki berbagai banyak racun ternyata terdapat pada tanaman jarak. Jarak(Riccinus communis) merupakan tanaman penghasil minyak terbesar . Tumbuhan ini banyak sekali manfaatnya apbila benar dimanfaatkan atau benar dalam pengolahannya,namun tahukah anda bahwa keseluruhan bagian tanaman ini mengandung racun yang mematikan dan yang paling beracun terdapat dalam bijinya . Bila terjadi keracunan maka akan timbul gejala rasa terbakar di mulut,lesu,muntah ,pemecahan sel darah merah,gagal ginjal dan bila tidak diatasi dengan cepat bisa berpotensi menyebabkan kematian
Begitulah karunia Tuhan kita tidak pernah tahu mana yang baik dan berguna bagi kita dan mana yang buruk bagi kita ,hal in tergantung dari diri kita masing masing bagaimana mengolah racun tersebut agar menjadi berguna seperti halnya di suku pedalaman biji jarak ini digunakan untuk memberi racun pada ujung anak panah nya dan dapat pula sebagai penawar racun yang lain dengan catatan harus sesuai dan hanya diperbolehkan untuk jenis racun jenis tertentu pastinya
Terimakasih telah berkunjung
silahkan komentari blog ini,jangan spam ya... kalau bisa ditambah aja apa yang salah hehe